MARRIAGE (Part I)
Pernikahan adalah impian bagi sebagian besar wanita yang ada di belahan bumi manapun. Mereka membayangkan serangkaian acara pernikahan yang mereka inginkan seperti gaun yang indah, pesta yang dipenuhi bunga berwarna peach, atau pink, acara yang sakral, meriah, dan sebagainya. Hal tersebut sah - sah saja untuk mendapatkan sebuah acara pernikahan yang memang menjadi impiannya.
Namun, hal tersebut tidak akan pernah menjadi patokan untuk sebuah "pernikahan impian". Mengapa ? karena acara pernikahan hanya berlansung beberapa jam atau hari saja. Lantas, yang terutama ialah who is the person that i will marry ? or Is she / he a good man / woman ? or Is she / he has a good job ? and many questions that we'll do.
Saya teringat dengan seseorang yang mengatakan :
Kalau salah potong rambut, malunya mungkin 1 - 2 bulan, dan rambut akan panjang kembali
Kalau salah beli baju, kita bisa bawa kembali bajunya ke toko dimana kita membelinya
tetapi, kalau kita salah pilih pasangan hidup itu lah yang akan menjadi tantangan di dalam pernikahan
Apakah kita mau cacat dalam pernikahan ?
Apakah pernikahan kita hingga maut memisahkan ?
Apakah pasangan hidup kita adalah orang yang tepat untuk melengkapi kita ?
dan masih banyak lagi pertanyaan untuk seorang pasangan hidup
Ingatlah, bahwa acara pernikahan hanyalah beberapa saat namun, menjalani pernikahan berbicara mengenai kita menjalani hidup kita dengan seseorang yang berbeda dengan kita. Berbeda karakter, cara pandang, cara menangani emosi, gaya hidup, dan sebagainya.
Pernikahan seperti apakah yang hendak kita lukiskan ?
Pernikahan yang berlandaskan apakah yang hendak kita dirikan ?
Sertakan selalu campur tangan Yang Maha Kuasa sebab, kita pasti dapat menjalani sebuah pernikahan dengan penuh tanggung jawab, sebab pernikahan adalah suatu bentuk komitmen dan tanggung jawab kita kepada Yang Maha Kuasa serta kepada diri sendiri dan pasangan hidup kita.
Next time we will discuss about this topic...
💟🙋
Comments
Post a Comment